BUBARKAN HTI YANG DAPAT MENYEBABKAN KEHANCURAN DI NKRI INI

https://goo.gl/IWm2rM
SITUS RESMI BERITA TERKINI - Upaya pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI yang berideologi anti-Pancasila yang sangat meresahkan bagi Negara Indonesia, menimbulkan reaksi yang beragam dari kalangan masyarakat.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan Bukti-bukti yang dimiliki pemerintah saat ini lengkap untuk memproses hukum pembubaran HTI.

Bukti-bukti tersebut sedang dipersiapkan dan dikumpulkan oleh Kejaksaan. Tjahjo menyebutkan, bukti-bukti diantaranya berupa rekaman video dan tulisan oleh tokoh HTI yang menyampaikan seruannya ke khalayak.

"Lengkap ada video rekaman dan tulisan, visual. Dia ngomong dimana, hari apa dan forum apa, lengkap. Ini kan sudah pengkajian cukup lama," lanjut dia.

Tjahjo mengatakan, setiap warga negara punya hak yang sama untuk berhimpun. Tetapi harus mengakui ideologi bangsa atau NKRI.

Pemerintah mempunyai 3 alasan yang kuat untuk membubarkan HTI ini, diantaranya:
pertama, sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional.

Kedua, kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.

Ketiga, aktifitas yang dilakukan HTI dinilai telah menimbulkan benturan dimasyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan NKRI.
=======================================================================

Selamat Datang di Situs Terbesar Game Online Resmi Poker Domino Terpercaya

Dengan Minimal Deposit & Withdraw Rp. 25.000https://goo.gl/IWm2rM

MARI GABUNG RASAKAN KEMENANGAN DI
WWW.PIALADOMINO.COM DAN NIKMATI BONUS ROLLINGAN & REFERRAL

CONTACT :
PIN BBM : 7B56E687
LINE : LINDACS888
WE-CHAT : LINDACS88
Facebook:   https://www.facebook.com/Piala-Domino-Online-Terpercaya-291137254672776



0 comments:

Post a Comment