Pleidoi Ahok : Saya Bukan Penista Agama, tapi Korban Fitnah


Situs Resmi Berita Terkini - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjalani proses persidangan terkait kasus dugaan penistaan agama pada Selasa 25 April 2017 kemarin. Pada persidangan tersebut, Ahok membacakan lima lembar pleidoi atau pembelaan. Pleidoi yang ditulis Ahok itu berjudul "Tetap Melayani Walau Difitnah".

Pada Pleidoi tersebut, Mantan Bupati Belitung Timur itu menyebut bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengakui dirinya tidak melakukan penistaan agama. "Setelah mengikuti jalannya persidangan, memperhatikan realita yang terjadi selama masa kampanye pilkada DKI Jakarta, serta mendengar dan membaca tuntutan penuntut umum yang ternyata mengakui dan membenarkan bahwa saya tidak melakukan penistaan agama, seperti yang dituduhkan kepada saya selama ini. Terbukti saya bukan penista atau penoda agama," kata Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Ahok menyatakan dirinya tidak melakukan penistaan agama. Ahok mengaku dirinya hanya korban fitnah dari pengunggah video di Kepulauan Seribu, yaitu Buni Yani. "Saya ingin katakan, saya bukan penista atau penoda agama. Majelis hakim yang saya muliakan, banyak tulisan yang menyebut saya ini sebagai korban fitnah. Bahkan penuntut umum mengaku Buni Yani ikut berperan dalam kasus ini", lanjutnya.

Hal ini karena pada saat Ahok berpidato di Kepulauan Seribu, sama sekali tidak ada warga yang mempersoalkan, keberatan atau merasa tersinggung soal pernyataan Ahok yang dianggap menista agama itu. Bahkan, saat diwawancara setelah dialog dengan masyarakat Kepulauan Seribu pun tidak ada masalah.

Ahok melanjutkan, kasus penistaan agama ini baru muncul sembilan hari kemudian, tepatnya setelah Buni Yani mengunggah potongan video pidato dengan menambah kalimat yang sangat provokatif pada 6 Oktober 2016. "Barulah terjadi pelaporan dari orang-orang yang mengaku merasa sangat terhina, padahal mereka tidak pernah mendengar langsung, bahkan tidak pernah menonton sambutan saya secara utuh," tutur Ahok.

Suami Veronica Tan itu menyebut dirinya tidak menghina agama Islam. Namun, tuduhan itu setiap hari dilakukan berulang-ulang seperti kata ahli propaganda. "Pertama, difitnah. Dua, dinyatakan bersalah sebelum pengadilan, dan diadili dengan hukum meragukan. Adanya ketidakadilan dalam kasus ini, tapi bertepuk tangan untuk kekalahan politik Ahok," ucap Ahok dalam pleidoinya.

===============================================================================


Ayo gabung dengan www.pokerv99.net dan nikmati Bonus Rollingan 0.5% dan Bonus Refferal 20%
Contact :
Pin BBM : 7BBCAB0B
LINE : POKERV99
WECHAT : POKERV99
HP / WhatsApp : +855-9666-97336
Link daftar : www.pokerv99.net
Facebook : https://www.facebook.com/SitusResmiPokerOnlineTerpercaya/

0 comments:

Post a Comment