Jokowi Menyatakan Kebebasan Bersikat Dijamin Konstitusi, Tetapi ?

on Wednesday, May 17, 2017 - No comments:


Situs Resmi Berita Terkini - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan, bagi setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berserikat. Tapi, segala kegiatan yang dilakukan harus berada dalam aturan hukum yang ada.

''Perlu ditegaskan di sini bahwa kebebasan berpendapat berserikat dan berkumpul itu dijamin oleh konstitusi yang ada di negara kita, ujar Jokowi usai bertemu tokoh lintas agama di lintas agama di istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Hanya saja, warga juga harus menaati dan memperhatikan aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Jangan sampai, kegiatan berkumpul dan berserikat mereka yang dijamin oleh konstitusi justru bertentangan dan melanggar koridor hukum.

Harus sesuai dengan aturan hukum yang ada, harus sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, dan juga harus berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI dan Bineka Tunggal Ika, tegas Presiden Jokowi.

Belum lama ini, terdengar kabar bahwa pemerintah menegaskan akan membubarkan organisasi masyarakat (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Menko Polhukam Wiranto menyampaikan secara langsung rencana pembubaran itu.

Wiranro menjelaskan, HTI dinilai membahayakan keutuhan NKRI. Kegiatan yang dilakukan organisasi ini dinilai menimbulkan benturan di tengah masyarakat dan mengganggu ketertiban di masyarakat.




---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------

Bergabung Segera dan Dapatkan
Bonus Rolingan 0.5% dan Bonus Refferal 20%
Poker Online Uang Asli Ayo gabung dengan www.pokernegara.net
dan nikmati Bonus Rollingan dan Bonus Refferal
Contact :
Pin BBM : 590C71AD
LINE : POKERNEGARA
WECHAT : POKERNEGARA
HP / WhatsApp : +669-5119-507


Valeria Zoncas About Valeria Zoncas

Write admin description here..

Get Updates

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

Share This Post

Related posts

0 komentar: